VISI
"Terwujudnya pembelajar sepanjang hayat yang berkarakter luhur, unggul dalam literasi dan numerasi, inklusif, serta adaptif terhadap teknologi melalui Pembelajaran Mendalam yang kolaboratif."
MISI
Misi SDN Sumursana dirumuskan dalam bentuk kalimat tindakan operasional yang dikelompokkan ke dalam 4 pilar desain Pembelajaran Mendalam:
● Misi 1.1: Menyelenggarakan pembelajaran berbasis penemuan (Inquiry-Based Learning), pembelajaran berbasis masalah (Problem-Based Learning), dan pembelajaran berbasis proyek (Project-Based Learning / P5) yang menantang dan relevan dengan kehidupan nyata murid.
● Misi 1.2: Menerapkan asesmen autentik yang berorientasi pada proses, mencakup penilaian diri (self-assessment), penilaian antarteman (peer-assessment), dan analisis umpan balik yang konstruktif untuk mengukur pemahaman mendalam.
● Misi 2.1: Meningkatkan profesionalisme guru sebagai aktivator pembelajaran yang terampil mengelola kelas secara positif, mengedepankan disiplin positif, dan menghindari segala bentuk hukuman fisik serta verbal.
● Misi 2.2: Mengaktifkan Komunitas Belajar (Kombel) intra-sekolah dan antar-sekolah sebagai wadah kolaboratif guru untuk merefleksikan praktik mengajar, mempelajari kurikulum, serta merancang metode pengajaran yang inovatif.
● Misi 3.1: Membangun iklim sekolah yang aman, inklusif, toleran, dan kondusif yang bebas dari segala bentuk perundungan (bullying), kekerasan seksual, dan diskriminasi jender/disabilitas demi mendukung wellbeing fisik dan psikologis murid.
● Misi 3.2: Mengoptimalkan penataan ruang kelas fisik yang fleksibel (pengaturan tempat duduk dinamis, sudut baca kelas) dan ruang virtual secara kolaboratif agar merangsang kreativitas dan interaksi aktif antar-murid.
● Misi 4.1: Membangun kemitraan pembelajaran dua arah yang harmonis, transparan, dan akuntabel antara sekolah dengan orang tua/keluarga melalui forum diskusi berkala dan program pelibatan aktif orang tua dalam pembelajaran.
● Misi 4.2: Memperluas kerja sama dengan komunitas lokal, tokoh budaya, psikolog/mitra profesi, serta dunia usaha dan dunia industri (DUDIKA) untuk menyajikan konteks belajar yang nyata dan otentik di luar dinding kelas.
● Misi 5.1: Mengintegrasikan pemanfaatan teknologi digital (seperti kelas virtual, perpustakaan digital, video pembelajaran interaktif, dan aplikasi kuis) secara alami dan bertanggung jawab dalam proses perencanaan, pelaksanaan, serta asesmen belajar.
TUJUAN
Tujuan SDN Sumursana dijabarkan secara terperinci, terukur, realistis, dan diselaraskan secara langsung dengan rekomendasi ARKAS (Anggaran Rencana Kegiatan dan Anggaran Sekolah):
Tujuan SMART 1 (Peningkatan Kinerja Literasi)
● Rumusan Tujuan: Pada akhir tahun ajaran 2025/2026, persentase peserta didik yang mencapai kompetensi minimum Literasi meningkat dari 44,44% menjadi minimal 65% (Tahun 1) dan mencapai 85% pada tahun 2028 (Tahun 3).
● Indikator Keberhasilan:
○ Skor kemampuan membaca teks informasi (A.1.1) dan teks sastra (A.1.2) di Rapor Pendidikan meningkat minimal 20%.
○ Terlaksananya program membaca mandiri harian (15 menit sebelum KBM) oleh seluruh siswa kelas I-VI.
● Rencana Kegiatan Strategis:
○ Pengadaan buku teks utama, buku pendamping kurikulum, dan buku nonteks (buku cerita sastra dan ensiklopedia anak) yang menarik dan bervariasi.
○ Revitalisasi perpustakaan sekolah menjadi "Pusat Literasi Menggembirakan" yang nyaman dengan penambahan pojok baca di setiap kelas.
○ Penyelenggaraan festival literasi sekolah (lomba menulis cerita pendek, membaca puisi, dan mendongeng).
● Padanan Kegiatan ARKAS: * Pengadaan dan pemanfaatan buku teks utama, buku teks pendamping, serta buku nonteks.
○ Kegiatan pemberdayaan perpustakaan terutama untuk pengembangan minat baca peserta didik.
● Penanggung Jawab: Guru Kelas, Pustakawan Sekolah, dan Koordinator Literasi.
Tujuan SMART 2 (Peningkatan Kinerja Numerasi)
● Rumusan Tujuan: Pada akhir tahun ajaran 2025/2026, persentase peserta didik yang mencapai kompetensi minimum Numerasi meningkat dari 66,67% menjadi minimal 78% (Tahun 1) dan mencapai 90% pada tahun 2028 (Tahun 3).
● Indikator Keberhasilan:
○ Skor pemahaman pada domain Bilangan (A.2.1) dan Aljabar (A.2.2) di Rapor Pendidikan meningkat minimal 12%.
○ 100% guru matematika kelas I-VI merancang dan mempraktikkan media belajar manipulatif konkret di kelas.
● Rencana Kegiatan Strategis:
○ Workshop pembuatan dan penggunaan alat peraga matematika konkret dari bahan daur ulang (berbasis lingkungan).
○ Pengembangan kegiatan pembelajaran matematika berbasis permainan (math games) dan kontekstual di luar kelas (misalnya: menghitung area kebun sekolah).
● Padanan Kegiatan ARKAS:
○ Pengembangan kegiatan literasi dan numerasi.
○ Penyediaan alat peraga dan media pembelajaran matematika.
● Penanggung Jawab: Guru Kelas, Guru Penggerak/Koordinator Kurikulum.
Tujuan SMART 3 (Peningkatan Kompetensi Guru & Manajemen Kelas)
● Rumusan Tujuan: Meningkatkan kompetensi 100% guru dalam merencanakan metode pembelajaran interaktif dan menerapkan manajemen kelas yang kondusif (bebas dari hukuman fisik) melalui Komunitas Belajar (Kombel) sekolah minimal 2 kali sebulan sepanjang tahun 2025–2026.
● Indikator Keberhasilan:
○ 100% guru memiliki nilai kinerja minimal "Baik" pada aspek pengelolaan kelas dalam supervisi akademik Kepala Sekolah.
○ Nihilnya catatan kejadian hukuman fisik atau kekerasan verbal dari guru terhadap murid.
● Rencana Kegiatan Strategis:
○ Penyelenggaraan pelatihan/diseminasi internal mengenai implementasi Disiplin Positif dan metode pembelajaran aktif/konstruktif (PBL, PjBL, inkuiri).
○ Supervisi klinis Kepala Sekolah secara kolaboratif yang didahului dengan diskusi pra-observasi dan diakhiri dengan diskusi umpan balik yang membangun.
● Padanan Kegiatan ARKAS:
○ Peningkatan kompetensi guru untuk memahami kurikulum dan cara mengajarkannya.
○ Peningkatan kompetensi guru untuk memahami karakteristik dan cara belajar peserta didik.
○ Pelaksanaan kegiatan komunitas belajar di satuan pendidikan.
● Penanggung Jawab: Kepala Sekolah, Tim Pengembang Kurikulum Sekolah (TPK).
Tujuan SMART 4 (Disiplin Positif & Sekolah Bebas Perundungan/Kekerasan)
● Rumusan Tujuan: Mewujudkan iklim keamanan sekolah dengan 0% kasus perundungan (bullying) dan kekerasan seksual serta peningkatan pemahaman guru tentang pencegahan kekerasan mencapai 100% pada tahun ajaran 2025/2026.
● Indikator Keberhasilan:
○ Terbentuknya Tim Pencegahan dan Penanganan Kekerasan (TPPK) sekolah yang aktif mengedukasi warga sekolah.
○ Adanya Standar Operasional Prosedur (SOP) penanganan kekerasan dan perundungan yang dipahami seluruh warga sekolah.
● Rencana Kegiatan Strategis:
○ Sosialisasi anti-perundungan dan anti-kekerasan seksual secara berkala kepada murid, guru, dan orang tua.
○ Kampanye disiplin positif melalui pembuatan infografis, poster, serta pemanfaatan media sosial sekolah.
○ Penyediaan sistem pengaduan kotak suara aman (safe whistleblowing system) bagi murid.
● Padanan Kegiatan ARKAS:
○ Penerapan program pencegahan perundungan.
○ Peningkatan kompetensi guru untuk memahami tentang perundungan, kekerasan, dan kekerasan seksual.
○ Peningkatan kompetensi guru untuk memahami tentang disiplin positif (dan menghindari hukuman fisik).
● Penanggung Jawab: TPPK Sekolah, Pembina Keagamaan/Kesiswaan.
Tujuan SMART 5 (Kesejahteraan Psikologis & Sikap Inklusif)
● Rumusan Tujuan: Meningkatkan kesejahteraan psikologis (wellbeing) murid dan mengembangkan sikap inklusif (toleransi agama, kesetaraan gender, penerimaan disabilitas) seluruh warga sekolah dengan skor ketercapaian minimal 85% pada tahun 2026.
● Indikator Keberhasilan:
○ Murid berkebutuhan khusus mendapatkan akomodasi layanan pembelajaran terdiferensiasi yang terdokumentasi dalam RPP/Modul Ajar guru.
○ Tidak adanya kesenjangan gender dalam pembagian peran kepemimpinan murid (misal: ketua kelas, ketua kelompok).
● Rencana Kegiatan Strategis:
○ Workshop pembelajaran terdiferensiasi (Differentiated Learning) untuk memfasilitasi anak cerdas istimewa maupun murid dengan disabilitas.
○ Penyelenggaraan festival budaya lintas agama dan kesenian daerah terintegrasi dalam projek P5 untuk merayakan kebinekaan.
○ Penyediaan sesi konseling perkembangan emosi siswa bekerja sama dengan psikolog/puskesmas setempat.
● Padanan Kegiatan ARKAS:
○ Peningkatan kompetensi guru untuk memahami sikap inklusif, toleran, dan kesertaan gender (termasuk pendidikan inklusif/disabilitas).
○ Pengembangan sekolah sehat, sekolah aman, sekolah ramah anak, sekolah inklusi, sekolah adiwiyata, dan sejenisnya.
○ Konsultasi peningkatan mutu pendidikan (konsultan & psikolog).
● Penanggung Jawab: Guru Kelas, Komite Sekolah, Koordinator P5.
Tujuan SMART 6 (Optimalisasi Kemitraan Pembelajaran Dua Arah)
● Rumusan Tujuan: Menyelenggarakan minimal 3 program kolaborasi besar yang melibatkan orang tua/keluarga dan komunitas secara aktif sebagai sumber belajar di setiap tahun ajaran (2025–2028).
● Indikator Keberhasilan:
○ Tingkat kehadiran orang tua dalam forum evaluasi/refleksi sekolah mencapai minimal 90%.
○ Siswa mempresentasikan hasil belajarnya dalam forum resmi di hadapan orang tua/keluarga.
● Rencana Kegiatan Strategis:
○ Penyelenggaraan Konferensi yang Dipimpin Siswa (Student-Led Conference / SLC) di akhir semester di mana murid memaparkan portofolionya kepada orang tua.
○ Program "Kelas Inspirasi Wali Murid" dengan mengundang orang tua murid dari berbagai profesi untuk menjadi narasumber/guru tamu di kelas.
● Padanan Kegiatan ARKAS:
○ Pengembangan kegiatan pelibatan orang tua/wali/keluarga di pembelajaran.
○ Penyelenggaraan sosialisasi dan pelaporan program, kegiatan hasil-hasil, dan pengelolaan keuangan sekolah.
● Penanggung Jawab: Komite Sekolah, Humas Sekolah, Guru Kelas.
Tujuan SMART 7 (Akselerasi Integrasi Digital Pembelajaran)
● Rumusan Tujuan: Mengintegrasikan pemanfaatan teknologi digital (seperti Google Workspace for Education, kuis daring, video pembelajaran, dan e-portfolio) dalam 100% proses perencanaan, pelaksanaan, dan asesmen guru di akhir tahun ajaran 2026/2027.
● Indikator Keberhasilan:
○ Tersedianya bank soal digital sekolah dan e-portfolio karya proyek seluruh murid kelas IV-VI.
○ Guru memanfaatkan Chromebook sekolah secara terjadwal untuk proses KBM aktif di kelas minimal 2 kali seminggu.
● Rencana Kegiatan Strategis:
○ Pelatihan pembuatan kuis interaktif (Kahoot/Quizizz) dan pengorganisasian portofolio digital berbasis Google Drive/Canva bagi guru.
○ Penyusunan jadwal penggunaan Chromebook dan ruang kelas digital agar pemanfaatannya merata ke semua jenjang kelas.
● Padanan Kegiatan ARKAS:
○ Penyediaan atau pembuatan media pembelajaran berbasis teknologi digital.
○ Peningkatan kompetensi guru untuk integrasi TIK dalam pembelajaran.
● Penanggung Jawab: Operator Sekolah/Guru IT, Urusan Sarana Prasarana.